You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Padeg
Desa Padeg

Kec. Cerme, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur

MEMBANGUN DESA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENUJU MASYARAKAT DESA MELEK IT

Mahasiswa BBK 3 Universitas Airlangga Melakukan Sosialisasi Anti-Bullying dan Anti Pelecehan Seksual Kepada Siswa SDN 70 Gresik

Admin Desa 17 Januari 2024 Dibaca 71 Kali
Mahasiswa BBK 3 Universitas Airlangga Melakukan Sosialisasi Anti-Bullying dan Anti Pelecehan Seksual Kepada Siswa SDN 70 Gresik

Pada hari Rabu, 17 Januari 2024, Mahasiswa BBK 3 Universitas Airlangga melakukan sosialisasi Anti-Bullying dan Anti Pelecehan Seksual kepada siswa SDN 70 Gresik degan menargetkan siswa-siswi kelas 5 dan 6 SD sebagai pesertanya. Program kerja ini merupakan salah satu upaya memberdayakan masyarakat Desa Padeg, khususnya anak-anak. Sosialisasi ini dilaksanakan oleh seluruh anggota kelompok BBK 3 UNAIR yang didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Sub-program pertama adalah Pendidikan Seksual. Anak-anak diberikan pemahaman yang komprehensif tentang ciri-ciri fase pubertas yang sudah mulai terjadi di usia mereka (10-12 tahun) dan dijelaskan mengenai batasan-batasan tubuh, yaitu bagian mana yang sensitif dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Program ini bertujuan untuk mencegah pelecehan seksual dan membantu anak-anak merasa lebih aman dan nyaman dalam lingkungan mereka.

Selanjutnya, Sub-program kedua adalah Sosialisasi Anti-Bullying, yaitu edukasi mengenai anti pembulian pada anak usia SD yang merupakan suatu fenomena serius yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan emosional dan sosial mereka. Anak-anak pada tahap perkembangan ini rentan terkena tekanan sosial. Perilaku bullying juga dapat merusak kepercayaan diri mereka serta memengaruhi kinerja akademis. Sosialisasi Anti-Bullying dapat membantu anak-anak untuk memahami pentingnya menghormati perbedaan, membangun empati, dan bekerja sama dalam mencegah serta mengatasi bullying di lingkungan sekolah. Program ini utamanya ditujukan untuk menciptakan lingkungan pertemanan dan belajar yang lebih sehat di antara anak-anak.

Tahapan sosialisasi diawali dengan memberikan anak-anak kertas untuk menuliskan hal-hal atau pengalaman kurang berkesan yang pernah mereka alami terkait bullying dan pelecehan seksual. Berikutnya adalah penyampaian materi dalam bentuk PPT yang dipresentasikan kepada anak-anak. Lalu sebagai penutup, diadakan sesi Tanya Jawab dan Kuis Berhadiah sebagai upaya mengevaluasi pemahaman yang telah didapat dari penyampaian materi sebelumnya. Hasil kuisnya sendiri dapat disimpulkan bahwa siswa-siswi SDN 70 Gresik kelas 5 dan 6 telah cukup memahami pembahasan yang disampaikan karena mereka berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti "Mengapa bullying itu berbahaya?", "Apa yang dapat dilakukan saat kalian terkena pelecehan seksual?", "Perilaku apa saja yang dapat disebut bullying?", "Bagian tubuh mana saja yang termasuk area pribadi dan tidak boleh sembarangan disentuh orang lain?", "Ciri fisik apa saja yang terjadi pada perempuan saat memasuki fase pubertas?" dengan tepat.

Hasil dari kertas yang ditulis anak-anak sendiri menunjukkan bahwa:

  • Pada kelas 6, teman sekelas rukun dan akrab sehingga jarang terjadi pelecehan seksual;
  • Pada kelas 5, banyak siswa perempuan yang pernah dipegang area privatnya oleh teman mereka sendiri dan banyak terjadi pembullyan khususnya secara verbal dengan mengolok-olok fisik dan orangtua mereka.

Untuk menindaklanjuti fakta tersebut, pihak kelompok BBK 3 langsung menyampaikan hasil itu kepada wali kelas masing-masing dengan harapan dapat dilaksanakan bimbingan lebih lanjut. Dengan demikian, dari keseluruhan kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi dan mencegah hal-hal tersebut agar tidak terulang lagi mengingat dampaknya yang sangat berbahaya bagi korban bullying maupun korban pelecehan seksual di SDN 70 Gresik.