You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Padeg
Desa Padeg

Kec. Cerme, Kab. Gresik, Provinsi Jawa Timur

MEMBANGUN DESA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENUJU MASYARAKAT DESA MELEK IT

Ruas Jalan Padeg-Gedangkulut Dilanjut

Admin Desa 28 April 2025 Dibaca 38 Kali
Ruas Jalan Padeg-Gedangkulut Dilanjut

Gresik (BM) – Sempat tersendat, pembangunan jalan kabupaten Ruas Padeg-Gedangkulut Kecamatan Cerme akhirnya dilanjutkan lagi tahun ini. Pemkab Gresik menyiapkan pagu anggaran Rp 2.986.911.600 melalui APBD Tahun 2025. Pembangunan jalan alternatif menuju Kota Gresik itu diharapakan dapat meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian baru serta menekan biaya produksi pertanian, mina padi.

Kabid Bina Marga, Eddy Pancoro mengatakan paket rekonstruksi jalan tersebut merupakan lanjutan pembangunan tahun 2022 lalu.

“ Paket pekerjaan jalan itu (Padeg-Gedangkulut) sekarang masih dalam proses tender,” kata Eddy Pancoro, Kamis (24/4/2025).

Ruas jalan tersebut nanti akan diaspal dan pemasangan tembok penahan tanah (TPT). Penjang 300 meter dan Lebar 6 meter.

“ Pekerjaan TPT nanti pakai pasangan batu, bukan bronjong seperti sebelumnya. Masalahnya lahannya sempit. Kalau menggunakan bronjong dudukannya melebar. Kuatirnya mempersempit jaringan irigasi yang berada di kanan kiri jalan,” ungkapnya.

Kondisi jalan lama lanjut Nanang (sapaan akrab Eddy Pancoro) memiliki lebar 2,5 meter. Jalan itu akan dirombak, ditingkatkan kapasitasnya.

“ Kita gali dahulu badan jalan existing kemudian ganti material agregat baru,” pungkasnya.

Sementara Kades Padeg, Iswoyo mengungkapkan mendukung dan antusias dengan dilanjutkannya pembangunan jalan tersebut.

“ Lanjutan pembangunannya sangat dinanti dan diharapkan warga. Alhamdulillah bisa realisasi,” ungkap Iswoyo.

Masih menurutnya selain jalan tersebut Ruas Jalan Padeg-Banjarsari juga butuh penanganan berupa pelebaran jalan.

“ Kurang efektif jika kendaraan roda empat saling berpapasan. Masalahnya jalan lebarnya 5,5 meter. Idealnya minimal lebar 6 meter,” katanya.

Ia menyatakan telah berkirim proposal pengajuan pelebaran jalan tersebut. Sebelum ada peningkatan status jalan, pembangunan jalan poros desa tersebut jadi prioritas pembangunan pemdes. Lebar jalan dari semula memiliki lebar 4 meter kini jadi lebar 5,5 meter.

“ Semoga usulan ini segera bisa realisasi juga,” pungkas Iswoyo.

Senada Kades Gedangkulut, Syahroni mengungkapkan apresiasi dilanjutkannya pembangunan jalan penghubung Padeg-Gedangkulut.

“ Kondisi jalan dulu hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Itupun kondisinya rusak. Jalan berupa rabat beton pecah-pecah bergelombang,” katanya.

Meski begitu Syahroni berharap pada tahun berikutnya pembangunannya dapat konsisten diteruskan hingga menuju Desa Gedangkulut.

“ Semoga bisa jadi salah satu prioritas pembangunan. Konsisten dilakukan setiap tahunnya,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya jalan kabupaten Ruas Padeg-Gedangkulut tahun 2022 dilakukan pengerjaan sepanjang 630 meter, jalan konstruksi beton bertulang lapis aspal serta penahan tanah berupa bronjong.

Jalan awal yang lebarnya sekitar 2,5 meter kini jadi lebar 5,5 meter ditambah bronjong kanan dan kiri jadi lebar 8 meter